Thursday, January 25, 2018

Fakta Mengenai Blobfish



Dunia bawah laut masih menyimpan misteri yang sangat banyak. Kira-kira, baru 10% dari total lautan yang diketahui oleh manusia, sisanya belum diketahui karena luasnya dan dalamnya lautan yang mempunyai luas 71% dari luas Bumi.

Pada tahun 2013, sebuah ikan terpilih menjadi binatang yang paling jelek. Ikan tersebut bernama Blobfish. Mungkin anda akan berpikir bahwa ikan ini tidak nyata, ikan ini hanya muncul di dongeng atau film horor, tetapi ikan ini benar-benar nyata.

Ikan dengan nama asli "Psychrolutes marcidus", dengan familia fatheads. Tidak banyak informasi yang diketahui tentang familia ikan Pyschrolutidae kecuali mereka mempunyai kepala yang besar, dan tinggal di dasar laut. Nama familia nya pun berasal dari bahasa Yunani psychrolouteo yang berarti "mandi air dingin". Disebut seperti itu karena mereka hidup di air yang sangat dingin.

Blobfish hidup di kedalaman hingga 1200 meter, dimana tekanannya 118 kali lebih tinggi dibanding tekanan normal. Blobfish ditemukan di sepanjang perairan Australia, Tasmania, dan Selandia Baru.

Biasanya, ikan mempunyai organ yang membuat mereka dapat mengambang dan berenang. Tetapi tidak dengan Blobfish. Ikan ini terdiri dari daging yang seperti agar-agar, yang tidak lebih padat dari air. Jadi Blobfish dapat mengambang di dasar laut. Jadi Blobfish tidak menghabiskan banyak energi untuk berenang, dimana makanan sulit dicari di dasar laut.


Ikan yang seperti gumpalan ini masih menjadi misteri. Para peneliti percaya jika bentuk Blobfish tidak akan sama pada saat berada di habitatnya, jika dibandingkan sudah diangkat di air. Hal ini dikarenakan perubahan tekanan yang sangat drastis dari bertekanan tinggi di bawah laut, menjadi bertekenan normal di atas air.

Ikan yang diperkirakan dapat tumbuh tingga 40cm ini bahkan tidak mempunyai tulang, maupun gigi. Peneliti pun belum pernah melihat Blobfish secara langsung di habitatnya, tetapi dipercaya kalau ikan ini memakan kepiting, bulu babi, atau bahkan kerang. Karena Blobfish tidak mempunyai otot, para peneliti memperkirakan kalau Blobfish hanya menunggu mangsanya, lalu menghisap masuk ke dalam mulutnya.


Sayangnya, ikan ini sudah terancam punah. Bukan karena diburu, tetapi ikan ini suka ikut terjaring oleh para nelayan yang menjaring lobster di dasar laut. Ketika ikan ini ingin dilepaskan kembali, hal tersebut sudah terlambat karena ikan ini kebanyakan sudah mati.




Baca juga :
1. Jack The Ripper, Pembunuh Berantai Misterius
2.Kehidupan di Laut Terdalam