Friday, January 19, 2018

Houdini dari Florida


Holifak - Mark DeFriest, lahir pada 18 Agustus 1960, adalah seorang narapidana di Amerika Serikat. Mark mendapat julukan "Prison Houdini" karena dia telah melakukan 13 aksi percobaan melarikan diri dari penjara, yang dimana 7 diantaranya berhasil.

Mark Defriest tumbuh di Gadsden Country, Tallahassee, Florida. Di saat umur dia 6 tahun, dia bisa membongkar bahkan memasang kembali jam tangan, hingga mesin kendaraan. Mark bahkan sering melakukan eksperimen di ruang bawah tanah rumahnya, hingga meledakkan dirinya beberapa kali. Ayahnya yang pernah bertugas di Perang Dunia ke 2, meninggal pada tahun 1979, meninggalkan surat wasiat dan peralatannya untuk Mark.

Pada saat Mark berumur 19 tahun, ibu tirinya melaporkan Mark ke polisi karena kasus pencurian barang ayahnya yang membuat Mark harus masuk penjara selama 4 tahun. Sejak tahun 1980, Mark tidak pernah bebas secara legal dari penjara.

Hukuman 4 tahun penjara berlanjut hingga 34 tahun penjara karena Mark mencoba kabur sebanyak 13 kali, dan juga ratusan pelanggaran ringan karena sikap indisiplinernya. Mark juga pernah merampas senjata api untuk kabur dari penjara.

Mark mempunyai perilaku yang tidak menentu, sangat cerdas, tetapi ada yang aneh dengannya. Bahkan 5 dari 6 psikiater mengatakan bahwa Mark mempunyai penyakit kejiwaan, tetapi dokter yang tidak setuju mengatakan bahwa Mark hanya berpura-pura gila, dan juga mengasumsikan identitas palsu dan usaha pelarian yang kompulsif. Poker Online Terpercaya


Mark mencoba untuk kabur pertama kali di Rumah Sakit Florida, setelah sebulan ia berada disana. Mark memasukkan LSD (jenis narkoba yang dulu pernah dipakai di rumah sakit jiwa) ke kopi milik karyawan di rumah sakit. Rencananya adalah untuk menyelinap keluar di saat karyawan tersebut sedang dibawah pengaruh LSD.

Sialnya untuk Mark, petugas keamanan melihat hal tersebut, dan langsung mengunci rumah sakit. Bahkan di satu kesempatan untuk melarikan diri, Mark mencuri sebuah mobil menggunakan pistol, yang membuat Mark mendapatkan hukuman penjara lagi atas kasus perampokan bersenjata.

Mark yang melakukan 13 kali percobaan melarikan diri, dengan alat-alat yang ada di sekitarnya. Dia dapat membuat replika kunci setelah melihat contohnya, dan membuatnya dari apa saja yang bisa dia temukan. Mark bahkan bisa membuat pistol mainan dari tabung pasta gigi. Tidak heran kalau Mark bisa sukses untuk lolos, tidak hanya 1 kali, tapi 7 kali dari 13 percobaan, yang membuat marah pihak penjara.

Tidak hanya pihak penjara, beberapa tahanan juga merasa kesal dengan tingkahnya. Selama di penjara, Mark sering mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, baik dari sipir penjara maupun para tahanan. Bahkan Mark pernah diisolasi selama 11 hari tanpa jendela, air, bahkan toilet.

John Middleton, yang merupakan pengacara Mark Defriest mengatakan kepada salah satu stasiun TV "Dia tidak pernah menyakiti orang, dia tidak pernah menusuk siapapun dengan barangnya. Dia memang membuat alkohol sendiri, membuat senjata sendiri, tapi hanya untuk melindungi dirinya sendiri. Sebenarnya, tidak ada satupun tuduhan yang melibatkan kekerasan."

Hingga pada tahun 2001, seorang sutradara bernama Gabriel London mengangkat cerita Mark DeFriest menjadi sebuah film dokumentasi yang berjudul "The Mind of Mark DeFriest". Film yang muncul di beberapa bioskop dan layar TV mendapat respon yang sangat baik tentang perspektif orang-orang terhadap sistem penjara, dan orang yang mempunyai masalah kejiwaan.

Banyak orang yang menandatangani petisi untuk mengurangi atau bahkan membebaskan Mark. Akhirnya pada 19 November 2014, Pemerintah Tallahassee mengurangi masa hukuman Mark, yang seharusnya bebas pada tahun 2085, menjadi bebas pada bulan Maret tahun 2015.

Tetapi hal ini tidak membuat Mark bebas, karena dia masih menjalani hukuman karena kepemilikan ganja, yang mengakibatkan Mark mungkin masih harus menjalani hukuman penjara selama 3 tahun ke depan.


Baca juga :
1. Mengenal Skizofrenia
2. 40 Jenis Buah dalam 1 Pohon