Monday, January 22, 2018

Manusia Terpintar di Dunia



Menurut anda, siapa yang mempunyai IQ paling tinggi di dunia ? Albert Einstein ? Da Vinci ? atau Stephen Hawking ? Mereka memang orang - orang yang pintar, yang memberikan banyak kontribusi pada dunia di bidangnya masing-masing. Tetapi mereka memiliki IQ diantara 160-200

Gelar IQ tertinggi di dunia dipegang oleh orang yang bernama James William Sidis, atau biasa disebut dengan Billy Sidis. Dikatakan, IQ Sidis mencapai angka 250-300 !

James William Sidis, lahir di Manhattan, New York pada tanggal 1 April 1898. Sang ayah yang bernama Boris Sidis merupakan psikolog keturunan Yahudi, Boris Sidis juga seorang lulusan Universitas Harvard. Sedangkan ibunya merupakan seorang dokter. Boris adalah seorang polygot, atau dikenal sebagai orang yang bisa berkomunikasi dengan baik memakai lebih dari 4 bahasa, dan Boris percaya kalau anaknya akan menjadi seperti dirinya juga. Orang tua James mendidik dengan keras, yang akhirnya mendapatkan kritik dari banyak orang.

Di saat umur 18 bulan, James membaca koran New York Times setiap hari. Bahkan pada umur 8 tahun, James sudah menguasai 8 bahasa, yaitu Latin, Yunani, Perancis, Rusia, Jerman, Herbrew, Turki, dan Armenia. Pada umur 8 pun, James juga sudah membuat beberapa buku, yang diantaranya tentang anatomi dan astronomi.

Saat berumur 9 tahun, Boris sempat ingin memasukkan James ke Harvard, tetapi ditolak karena usianya yang masih sangat kecil, sehingga pada akhirnya pada umur 11 tahun, James diterima di Universitas Harvard, yang menjadikan James sebagai murid termuda. James Sidis lulus dari Harvard pada umur 16 tahun dengan predikat Cum Laude.



Ada yang mengagumi kepintaran James, tetapi ada juga yang tidak senang dengannya, bahkan beberapa mahasiswa Harvard menghajarnya. Akhirnya James menerima tawaran sebagai asisten dosen sambil melanjutkan program doktor di Institut William Marsh Rice, tetapi setelah beberapa lama, dia memutuskan untuk berhenti, dan memilih sekolah jurusan hukum di Harvard, dan akhirnya mengundurkan diri pada tahun 1916.

James sempat dipenjara selama 18 bulan karena dituduh sebagai sosialis. James membuat pernyataan menentang wajib militer pada perang dunia I. Penangkapannya itu sempat menghebohkan media massa, karena James dikenal sebagai orang jenius. Butuh waktu setahun agar dia diterima di Massachusetts lagi. Setelah keluar dari penjara, Sidis menarik diri dari kehidupan sosialnya, sampai pada akhirnya terlacak oleh seorang reporter yang bertemu James menjadi pemulung besi tua.

James meninggal di usia yang terbilang masih muda, yaitu pada umur 46 tahun. Meeninggal dalam kondisi terasingkan, menganggur, dan miskin. Sidis tidak pernah menikah, dan juga hanya memiliki sedikit teman. Bahkan beberapa tahun sebelum ia meninggal, James sempat mengatakan bahwa ia membenci matematika, sesuatu yang telah melambungkan namanya.

Konon, James hanya menjadi objek eksperimen ayahnya. Boris menerapkan sistem pendidikan baru, demi menyanggah sistem pendidikan konvesional yang dianggap sebagai biang keladi kejahatan. Sayangnya hal ini berpengaruh pada kondisi mental James dari kecil.




Baca juga :
1. Houdini dari Florida
2. 50 Fakta Unik yang Tidak Anda Pikirkan