Sunday, January 28, 2018

Misteri Katak yang Meledak



Pada tahun 2015, ilmuwan dibuat kebingungan karena banyak katak di Hamburg, Jerman yang meledak, dan isi perutnya keluar hingga sejauh 1 meter. Hebatnya, katak tersebut tidak langsung mati, tapi mereka berjuang dulu selamat 1 menit hingga benar-benar mati.

Pekerja lingkungan di Hamburg mengatakan bahwa hal ini seperti adegan seperti film horror atau film fiksi ilmiah. dimana kodok-kodok tersebut terus menggelembungkan tubuhnya seperti balon dengan sangat besar dan berkedut selama beberapa menit, sebelum mereka tiba-tiba meledak.

Ada yang mengira bahwa penyebab semua ini adalah ada orang-orang yang iseng sampai tidak punya hati melakukan eksperimen seperti ini. Hingga ilmuwan spesialis amphibi yang bernama Frank Mutschmann datang dan menyelidiki fenomena ini.

Frank menemukan semua kodok yang meledak memliki sayatan melingkar yang sama di punggung mereka. Sayatan yang agak kecil ini diperkirakan adalah pekerjaan paruh burung. Kemudian ia menemukan sesuatu keanehan yang lain, yaitu katak-katak tersebut sudah tidak memiliki organ hati.

Padahal, tidak ada bekas gigitan atau cakar, jadi katak tersebut tidak mati karena rakun atau tikus. Dan rakun atau tikus pasti akan memakan semua tubuh katak, tidak hanya hatinya. Lalu Frank mempunyai kesimpulan bahwa ini adalah ulah gagak. Burung yang pintar pintar tersebut tahu bahwa kulit katak beracun, dan juga menyadari bahwa hati adalah satu-satunya bagian yang layak dimakan.



Begitu organ hatinya hilang, katak-katak tersebut baru menyadari kalau mereka diserang. Katak-katak tersebut akan membusungkan dirinya sebagai mekanisme pertahanan diri. Tetapi karena katak tidak memiliki diafragma atau tulang rusuk, dan organ hatinya hilang, tidak ada yang menahan organ lainnya. Paru-paru mereka akan terus meregan hingga di atas normal hinga akhirnya robek, membuat organ-organ lainnya keluar.




Baca juga :
1. Menyembuhkan Luka Bakar Menggunakan Kulit Ikan
2. Seorang Pria yang Memelihara Lintah