Wednesday, January 24, 2018

Tempat Paling Dalam di Lapisan Bumi



Palung Mariana, atau Mariana Trench, adalah tempat terdalam di Bumi. Palung atau jurang yang berada di dasar laut, terbentuk karena pergerakan lempeng bumi atau divergen. Terletak di bagian barat Laut Pasifik, kira-kira 200 kilometer dari Timur Pulau Mariana.

Pertama kali diteliti pada tahun 1951 oleh Challanger II, sebuah Kapal Angkatan Laut Britania, kemudian titik terdalam tersebut diberi nama "The Challanger Deep".

Kemudian pada tahun 1960, Angkatan Laut Amerika Serikat mengirim Triste, sebuah kapal selam mini yang dirancang untuk penyelaman laut dalam, untuk turun ke dalam palung Mariana untuk melihat seberapa jauh mereka dapat turun. Mereka turun sampai ke dasarnya dengan kedalaman 35.838 kaki, atau sekitar 10.923 meter.



Kemudian pada tahun 2003, sebuah tempat ditemukan di sepanjang Palung Mariana, kedalaman yang berada sekitar Challanger Deep, bahkan mungkin lebih dalam. Hal ini ditemukan ketika para ilmuwan dari Institut Geofisika dan Planetologi Hawai sedang menyelesaikan survey di Guam dengan menggunakan sistem pemetaan sonar yang ditarik dari belakang kapal penelitian mereka.

Dengan kedalaman hampir 11 kilometer, bahkan Gunung Everest yang merupakan gunung tertinggi di dunia pun dapat masuk dan masih berada sekitar 2000 meter di bawah permukaan laut.



Kedalaman laut yang sangat dalam menciptakan tekanan yang luar biasa tinggi, sehingga hanya sedikit makhluk hidup yang dapat bertahan disana. Ditambah tidak adanya sinar matahari yang tidak bisa menembus lautan yang sangat dalam tersebut.

Tetapi selama beberapa tahun belakangan, banyak penemuan yang menunjukkan bahwa di laut terdalam ini banyak terdapat spesies yang hidup. Artikel tersebut bisa anda temukan disini.

Pada tahun 2016, sekelompok peneliti yang sedang melakukan penelitian terhadap susunan kimia dari makhluk krustasea yang dikumpulkan di jarak 7.481 - 10.250 meter di dalam Palung Mariana.

Di dalam organisme ini, para peneliti menemukan kandungan PCB yang sangat tinggi. Perlu diketahui, PCB adalah senyawa kimia yang telah dilarang pada tahun 1970an, karena menimbulkan kerusakan lingkungan.

Palung Mariana telah diusulkan sebagai lokasi pembuangan limbah nuklir, dengan harapan bahwa subduksi lempeng tektonik terjadi yang pada akhirnya mendorong limbah nuklir masuk ke dalam lempeng Bumi, ke lapisan kedua Bumi.

Namun, pembuangan limbah nuklir ke laut dilarang oleh hukum internasional, karena takutnya terjadi pergeresan lempeng yang membuat gempa, dan juga keamanan limbah nuklir yang dapat mengancam ekosistem.




Baca juga :
1. The White Death, Penembak Jitu Terhebat di Dunia
2. Pentingnya Binatang Peliharaan di Kehidupan Manusia