Thursday, January 25, 2018

The Great Blue Hole




Great Blue Hole, atau Lubang Biru Raksasa, terletak di timur daratan Belize. Terletak di sebuah atol kecil ( pulau berbentuk cincin) sekitar 70km dari daratan dan Kota Belize. Lubang ini berbentuk hampir bulat sempurna, dengan lebar 318 meter dan kedalaman 124 meter.



Lubang raksasa ini terbentuk selama zaman es terakhir ketika permukaan air laut jauh lebih rendah dari saat ini. Hasil analisis dari stalaktit yang ditemukan di Great Blue Hole menunjukkan bahwa pembentukan lubang ini terjadi selama beberapa kali yaitu 153.000, 66.000, 60.000, dan 15.000 tahun lalu. Ketika zaman es berakhir, permukaan air laut naik dan lubang ini terendam air. The Great Blue Hole adalah bagian terbesar dari Belize Barrier Reef Reserve System, dan masuk ke Unesco.

Pada tahun 1971, Jasquer Yves mendeklarasikan tempat ini sebagai salah satu dari 5 situs scuba diving terbaik di dunia. Jasquer Yves menyelam ke dalam The Great Blue Hole untuk mengukur kedalaman dari lubang ini, dengan membawa kapalnya yang bernama The Calypso.Hasil investigasi menunjukkan bahwa lubang ini terbentuk karena formasi batu karts, yang terdiri dari 4 lapisan.

Great Blue Hole merupakan tempat yang sangat populer di kalangan penyelam. Jika sedang dalam cuaca yang baik, penyelam dapat menemukan air yang sangat jernih, dan bertemu dengan beberapa jenis ikan, termasuk ikan hiu. Bahkan para penyelam dapat melihat Bull Shark dan Hammerheads Shark, tetapi hal ini jarang terlihat.

Pada tahun 2012, Discovery Channel menetapkan Great Blue Hole masuk ke dalam "10 Tempat Menakjubkan di Bumi". Walaupun Great Blue Hole merupakan tempat yang sangat bagus untuk menyelam, jangan berharap anda bisa melihat karang-karang cantik. Di sana, anda akan menyaksikan goa stalaktit yang gelap.






Baca juga :
1. Kehidupan di Laut Terdalam
2. Kompetisi Menyetrika yang Tidak Biasa