Sunday, January 28, 2018

Tiang Besi yang tidak Berkarat



Berdiri di halaman kompleks Mesjid Quwwatul, India. Pilar besi yang diperkirakan dibuat pada abad ke 4 adalah salah satu monumen yang misterius. Karena lebih dari 1.600 tahun setelah berdirinya, pilar besi ini tidak rusak.

Pilar ini sering dianggap sebagai bukti majunya teknologi pada masa India purba. Bahkan pada saat ini, dengan segala teknologi yang kita miliki, hanya ada 4 perusahaan pengelasan besi yang mampu membuat pilar besi dengan karakter yang sama persis seperti pilar Dehli.

Pilar ini memiliki tinggi 7,21 meter, dengan 93 cm tertanam di dalam tanah. Dengan diameter 41cm di kaki dan 29 cm di puncak, diperkirakan beratnya sekitar 6,5 ton. Pengerjaan pilar yang sempurna ini bahkan bagian atasnya sering dikira sebagai perunggu.

Diteliti, bahwa 98% pilar ini terbuat dari besi mentah dengan kualitas terbaik. Ditempa menggunakan palu, bukan dengan cetakan seperti pada pilar biasanya, hal ini terlihat dari tanda-tanda bekas tempaan pada permukaannya. Menurut bukti-bukti yang ditemukan, pilar ini awalnya bukan terletak di lokasinya saat ini, karena tidak ada bukti adanya relik lain dari abad ke 4 yang ditemukan di sekitar pilar tersebut.

Menurut kepercayaan warga setempat, pilar tersebut dibawa ke Delhi oleh Anangpal, Raja Tomar yang berjasa dalam membangun kota Delhi pada tahun 1020 M. Di permukaan pilar, terdapat inskripsi yang menyebutkan bahwa pilar tersebut pada awalnya terletak di daerah yang bernama "Vishnupadagiri" yang berarti "Bukit dengan jejak kaki Dewa Wisnu".



Beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskan fenomena pilar yang tidak berkarat ini. Terdapat 2 teori yang dapat disetujui oleh banyak pihak, yaitu teori lingkungan dan teori materi.

Teori lingkungan mendasarkan argumennya pada lokasi keberadaan pilar. Di Delhi, kelembaban yang melebihi nilai kritis 80% hanya terjadi sekitar 20 hari selama setahun, dan curah hujannya hanya berkisar pada 15-30 inci. Karena atmosfer yang tidak mendukung, maka karat pun sangat sulit untuk terjadi.

Sedangkan teori materi menjelaskan tentang karakteristik pilar tersebut. Selain kadar besi yang murni, terdapat kadar fosfor yang tinggi, dan sulfur yang rendah, kombinasi yang baik ini mengakitbatkan besi menjadi lebih tahan dari karat. Selain itu, ada lapisan tipis yang terdiri dari campuran besi, oksigen, dan hidrogen pada pilar tersebut.

Masih ada satu pertanyaan yang belum dapat dipecahkan oleh para peneliti, yaitu teknologi apa yang dipakai oleh tukang besi India kuno pada saat membuat pilar ini ? Ataukah hanya kebetulan saja ? Hal ini belum terjawab hingga sekarang.




Baca juga :
1. Kereta Dengan 1 Penumpang
2. Melawan Api dengan Api