Wednesday, February 14, 2018

Batu yang Berbunga



Batu yang berbunga, mungkin terdengar sedikit aneh, tetapi di kawasan Afrika Selatan dan Namibia, anda bisa menemukannya. Sebenarnya, ini bukanlah batu, melainkan tumbuhan yang bentuknya menyerupai batu.

Dikenal dengan sebutan Lithops, atau yang berarti "si batu hidup" dalam bahasa Yunani. Masih termasuk dalam family Mesembryanthemaceae atau aizoaceae yaitu tumbuhan kecil yang hidup di dataran kering seperti kaktus.

Walaupun 33 spesies Lithops tersebar di Afrika, tumbuhan ini sulit untuk ditemui. Tumbuhan ini suka hidup berdampingan dengan kerikil dan batuan, yang membuat sulit untuk dilihat.


Ciri-ciri fisik Lithops adalah adanya garis pemisah tepat di bagian tengah, yang membuat seolah-olah seperti terbelah dua. Daun di bagian kiri dan kanan yang tebal mempunyai warna dan corak yang berbeda-beda tiap spesiesnya, yang membuat tumbuhan ini sangat indah.

Pewarnaan daun Lithops tidak berwana hijau, melainkan krem, abu-abu, dan coklat. Mempunyai motif berbintik dan bergaris merah. Warna ini berguna untuk menyamarkan diri dari sekitarnya.


Karena kondisi tempat hidupnya yang kering, tumbuhan ini beradaptasi layaknya kaktus pada umumnya, daunnya yang tebal dan kecil mampu menyimpan air untuk beberapa bulan.

Sayangnya, tumbuhan ini akan sangat sulit dibudidayakan di Indonesia dengan iklim tropis, karena tumbuhan ini cocok di iklim gurun yang kering. Tetapi, ada beberapa orang yang sudah membudidayakan dan memperjualbelikannya, walaupun dengan tingkat kesulitan budidaya yang sangat susah.



Baca juga :
1. Alasan Bendera Nepal Berbeda Dengan Bendera Lainnya
2. Sleepy Sickness yang Terlupakan