Friday, February 2, 2018

Bercocok Tanam di Gurun Pasir



Para ilmuwan China telah menemukan cara bagaimana cara bertanam di wilayah yang minim air dengan kondisi suhu yang sangat panas. Temuan ini disampaikan para ilmuwan China dpada United Nations Convention to Combat Desertification atau UNCCD pada 15 September 2017 di Ordos

Para ilmuwan mengembangkan pasta yang terbuat dari zat yang ditemukan di dindin sel tanaman. Terbuat dari larutan natrium karbonskimetil selulosa, ini menciptakan dukungan dan perlindungan agar tanaman dapat tumbuh. Bila sel tanaman ini dicampur dengan pasir, maka akan mampu menahan air dan nutrisi untuk pertumbuhan.



Mereka telah mengerjakan eksperimen ini sejak tahun 2013. Menurut para ilmuwan ini, tidak ada banyak perbedaan antara pasir "tanah" yang mereka ciptakan, dan tanah alami ketika terkait "sifat mekanik dan atribut ekologis". Oleh karena itu, mereka menggabungkan lapisan pasir, kerikil, dan pasir "tanah" untuk menguji pertumbuhan. Selama 2 periode panen tiap tahun, mereka melihat tanaman jagung, kentang, dan berbagai tanaman lainnya.

Sebuah proyek di gurun China utara mendapatkan hasil positif hanya dalam waktu 6 bulan. Bunga dan sayuran tumbuh di hampir 500 hektar pasir dengan teknologi ini. "Menurut perhitungan kami, ada lebih dari 70 jenis tanaman yang tumbuh disini. Banyak yang tidak kita tanam, tapi mereka tumbuh dengan sendirinya" kata Profesor Zhao Chaohua.



Teknologi yang dipresentasikan di UNCCD ini disaksikan oleh lebih dari 100 negara yang berpartisipasi dan mempunyai tujuan untuk menghentikan pelebaran gurun pasir di dunia. Perserikatan Bangsa Bangsa ( PBB ) bertujuan untuk mencapai pertumbuhan 0 lahan padang pasir di dunia pada tahun 2030.

Teknologi ini dapat mengkonversi padang pasir ini membuat lahan yang tampaknya memusuhi kehidupan, menjadi tanah yang subur.




Baca juga :
1. Air Terjun Darah di Antartika
2. Toko yang Berada di Tebing