Sunday, February 4, 2018

Golden Eagle yang Menawan



Golden Eagle atau Elang Emas menggunakan kecepatan dan kelincahan yang dikombinasikan dengan cakar yang sangat kuat untuk menyambar mangsa, termasuk kelinci, marmut, tupai, bahkan mamalia besar seperti rubah. Mereka juga akan memakan bangkai jika tidak ada mangsa hidup yang dapat diburu. Bahkan, mereka akan memangsa burung lain.

Elang emas mempertahankan wilayahnya yang sekitar 200 km persegi. Mereka monogami dan akan tetep bersama-sama selama beberapa tahun, atau mungkin seumur hidup. Elang emas bersarang di tempat-tempat tinggi termasuk tebing, pohon, atau bahkan tiang telepon.

Selama berabad-abad, binatang ini sering dipakai untuk berburu. Karena kemampuan berburu nya yang sangat hebat. Bahkan karena kemampuan berburunya, elang emas dianggap sebagai hewan mistis di beberapa kelompok masyarakat kuno.



Mereka akan membangun sarang yang besar agar dapat digunakan selama bertahun-tahun untuk berkembang biak. Sang betina menghasilkan satu sampai empat telur dalam satu kali kawin, yang akan dierami secara bergantian oleh jantan dan betina selama 40 sampai 45 hari. Biasanya, satu atau dua telur dapat bertahan.

Beberapa populasi Elang Emas ada yang melakukan migrasi, tetapi ada juga yang menetap. Elang yang bersarang di iklim dingin seperti Alaska, Skandinavia, atau Rusia cenderung melakukan migrasi ke daerah selatan yang sumber makanannya lebih banyak. Sedangkan elang emas yang berada di daerah selatan, biasanya tidak bermigrasi dan selalu berada tidak jauh dari wilayah berkembang biak mereka.

Elang emas dapat meluncur dengan kecepatan hampir 130km/jam, dan dapat mencapai 240km/jam saat hendak menyambar mangsanya.



Saat ini,walaupun penyebarannya luas dari Eropa, Asia Utara, Amerika Utara, dan Jepang, populasi burung ini menurun tajam di beberapa daerah. Diestimasi populasi elang emas tinggal 170 hingga 250 ribu. Walaupun sedikitnya populasi yang masih ada, Elang Emas belum dikategorikan sebagai makhluk yang hampir punah.




Baca juga :
1. 60 Ribu Bangunan Suku Maya Ditemukan Di Guatemala
2. Hilangnya Keajaiban Dunia ke 8