Saturday, February 24, 2018

Jamur Terbesar Di Dunia



Mungkin anda berpikir bahwa organisme paling besar di dunia saat ini adalah paus biru. Paus biru memiliki panjang mencapai 30 meter dan berat sekitar 180 ton.  Tetapi pada kenyataannya, rekor organisme paling besar di dunia dipegang oleh jamur !

Jamu ini bernama Armillaria solidipes, atau suka disebut dengan jamur madu. Jamur terbesar di dunia ini ditemukan pada tahun 1998, tumbuh di kawan Blue Mountains, Oregon, Amerika Serikat. Menutupi kawasan seluas 3 mil persegi, atau lebih dari 1.600 kali luas lapangan sepakbola.


Ternyata, tidak hanya ukurannya yang membuat jamur ini spesial, tetapi usianya juga yang diperkirakan sekitar 2.400 tahun. Tetapi beberapa peneliti mempunyai pendapat lain, bahwa jamur ini berumur sekitar 8.600 tahun, yang membuat jamur ini menjadi organisme tertua di dunia saat ini.

Jamur madu merupakan nama yang biasa diberikan kepada jamur yang memiliki genus Armillaria. Tumbuhan parasit ini mengkolonisasi dan membunuh pohon di sekitarnya, yang membuat jamur ini sering disebut dengan "Mimpi Buruk Tukang Kebun" atau "Gardeners Nightmare".

Awal ditemukannya jamur ini karena Dinas Kehutanan Amerika Serikat sedang mencari penyebab banyaknya pepohonan cemara yang mati. Mereka mengambil foto dari udara dan sampel dari sekitar 112 pohon yang mati, dan menemukan bahwa 108 pohon dari sampel tersebut terinfeksi jamur madu.

Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, peneliti terkejut karena mereka menemukan bahwa 61 pohon yang tumbang diserang oleh koloni klonal-individu jamur yang sama. Hal ini dilihat dari susunan genetik jamur yang sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa jamur-jamur tersebut merupakan 1 organisme.

Para ahli biologi telah lama berdebat tentang apa yang didefinisikan sebagai organisme individual. Jika didefinisikan sebagai "sel-sel yang secara genetik identik, dapat berkomunikasi, dan dapat mengkoordinasikan diri mereka sendiri", maka jamur ini merupakan organisme terbesar dunia saat ini.


Baca juga :
1. Suara Misterius Di Canadian City
2. Sel Manusia Di Embrio Domba