Thursday, February 22, 2018

Sel Manusia Di Embrio Domba



Semakin banyaknya jumlah kebutuhan organ manusia untuk melakukan transplantasi merupakan suatu masalah harus dihadapi di dunia medis. Tetapi masalah ini menemukan titik terang karena para peneliti genetika dari Standford University, Amerika Serikat telah berhasil menciptakan embrio hibrida domba-manusia.

Ini merupakan terobosan untuk memasukkan sel tubuh manusia ke embrio domba. Sebelumnya, ilmuwan dari California University juga pernah melakukan hal yang sama ke dalam embrio babi. Hal ini digunakan untuk memproduksi embrio babi-manusia, atau lebih dikenal dengan chimera.

Pada saat itu, para peneliti dari California University memperkirakan dari 100.000 sel dalam embrio chimera, terdapat 1 sel manusia. Kemudian, Dr. Hiro Nakuachi sebagai ketua tim dari Stanford University menyatakan kalau penelitian ini diperkiarakan dari 10.000 sel dalam embrio domba, terdapat 1 sel milik manusia.

"Kami sudah berhasil menciptakan pankreas tikus untuk tikus, kemudian mentransplantasikannya ke tikus diabetes. Hasilnya nata, penyembuhan hampir sempurna tanpa imunosupresan ( obat untuk mencegah penolakan transplantasi) apapun." kata Nakuachi.

Keberhasilan ini diikuti oleh klaim bahwa mereka berhasil memodifikasi embrio babi dan domba secara genetis, sehingga tidak dapat mengembangkan pankreas dalam tubuhnya, dan mengganti dengan pankreas manusia di dalam embrio hewan.

"Penelitian ini membutuhkan waktu lebih lama lagi, mungkin antara 5 hingga 10 tahun, tetapi kami yakin waktu itu akan segera datang" tambah Nakuachi.

Jika penelitian ini berhasil dilakukan, maka hewan besar lainnya juga mampu menumbuhkan organ lain, seperti hati, jantung, dan paru-paru.




Baca juga :
1. Tanaman yang Bertahan Hingga 3000 Tahun
2. Socotra, Pulau Alien di Bumi