Wednesday, February 7, 2018

Sleepy Sickness yang Terlupakan



Setelah berakhirnya perang dunia I, penyakit aneh yang bernama "sleepy sickness" atau Encephalitis lethargica, yang membuat bingung para dokter selama beberapa dekade. Menurut berbagai sumber, sekitar 1 juta orang meninggal dunia akibat penyakit ini. Sementara banyak orang yang menjadi patung hidup, dengan menghabiskan sisa hidup  mereka terkunci di dalam tubuhnya, terdiam, dan tidak bergerak.

Beberapa ilmuwan dalam 100 tahun terakhir telah mencoba memberikan jawaban atas apa yang sebenarnya menyebabkan terjadinya penyakit tersebut, atau bagaimana cara mengobatinya. Namun hingga saat ini, tidak ada yang terbukti secara pasti.

Penyakit ini menyebar ke seluruh dunia bersama-sama dengan flu pandemic Spanyol yang menewaskan lebih dari 50 juta orang, yang membuat penyakit ini diabaikan oleh dunia. Meskipun penyakit ini baru dilaporkan beberapa bulan setelah perang dunia I, diperkirakan bahwa penyakit ini muncul tahun 1915 atau 1916 ketika tentara menunjukkan kelesuan dan kebingungan. Awalnya pada dokter berasumsi bahwa penyebab utama gejala ini adalah gas mustard, tetapi asumsi mereka salah.

Seorang ahli saraf dari Wina, Austria bernama Constantin von Economo menulis sebuah makalah yang berjudul "Die Encephalitis lethargica" dimana dia memberikan deskripsi secara luas tentang penyakit tersebut setelah menyaksikan hal serupa terjadi pada warga. Beberapa tahun kemudian, wabah mengerikan mulai datang ke rumah-rumah, yang mengakitbatkan banyaknya korban meninggal dan jutaan orang terjebak dalam tubuh mereka sendiri.



Encephalitis lethargica mempunyai arti "peradangan otak yang membuat anda lelah" atau biasa dikenal dengan "penyakit mengantuk" (sleepy sickness). Mungkin kedengarannya lucu, tetapi efeknya mengerikan. Penyakit ini mempengaruhi orang-orang di segala usia, namun yang paling rentan terkena penyakit ini adalah orang yang berusia 15-35 tahun.

Tidak ada ciri-ciri yang terlihat pada manusia bahwa dia terkena penyakit ini, tiba-tiba penyakit ini sudah menyebar ke otak. Otopsi yang dilakukan oleh von Economo memperlihatkan bahwa penyebab utama kematian ini adalah pembengkakan pada hipotalamus. Hipotalamus adalah bagian otak yang memiliki peran penting dalam mengendalikan banyak fungsi, salah satunya adalah tidur.

Perlu waktu 10 tahun untuk von Economo menerbitkan deskripsi penyakit ini. Tetapi setelah deskripsinya sudah ditemukan, penyakit ini mulai hilang di dunia. Sampai pada akhirnya penyakit ini menyerang lagi pada tahun 1993, seorang gadis bernama Becky Howells didiagnosis menderita penyakit Encephalitis lethargica. Butuh beberapa tahun sebelum dia dapat sembuh.

Walaupun belum terbukti secara pasti, tetapi penelitian tentang penyakit Encephalitis lethargica tetap berlanjut hingga saat ini, yang menjadikan penyakit ini sebagai salah satu misteri dalam dunia medis.




Baca juga :
1. Ombak Berbentuk Persegi
2. Ternyata Ubur-ubur Membutuhkan Tidur