Tuesday, February 6, 2018

Ternyata Ubur-ubur Membutuhkan Tidur



Terdapat gagasan umum di antara para peneliti bahwa aktivitas tidur membutuhkan otak. Tetapi pernyataan itu akhirnya terbantahkan oleh para peneliti dari Institut Teknologi California yang melihat perilaku Cassiopea, ubur-ubur primitif, yang ternyata ubur-ubur membutuhkan tidur di dalam hidupnya.

Sebelumnya, para peneliti mengatakan bahwa tidur juga dilakukan oleh binatang invertebrata lain seperti cacing dan lalat buah, namun ubur-ubur adalah hewan purba yang paling evolusioner yang juga tidur di malam hari.

"Hasil ini menunjukkan bahwa hewan-hewan yang kekurangan sistem syaraf terpusat, atau bahkan tidak memiliki sistem syaraf terpusat juga memerlukan tidur. Ini berarti tidur merupakan satu perilaku yang telah mengakar pada hewan purba" kata Ravi Nath, ahli biologi dari Institut Teknologi California.

Melalui berbagai percobaan, Cassiopea memenuhi 3 kriteria penting tidur, yaitu berkurangnya aktivitas dan respons terhadap stimulus untuk jangka waktu tertentu, dan meningkatnya keinginan untuk tidur setelah kekurangan tidur.

Para peneliti menemukan bahwa tubuh Cassiopea bergetar 30% lebih lambat pada malam hari, dan juga ketika peneliti membuat mereka tidak bisa tidur, Cassiopea akan lebih sering ketiduran di siang hari.

Penemuan ini pun menimbulkan pertanyaan baru. "Tidur adalah keadaan perilaku yang tertanam secara genetis. Gen dan sirkuit saraf berinteraksi untuk menghasilkan keadaan tidur. Akan sangat sulit untuk membuktikan tidur pada organisme yang bukan hewan, tetapi keadaan tidur yang kita kenal mungkin berasal dari periode ketenangan yang beragam organisme, termasuk tumbuhan." kata Ravi Nath.




Baca juga :
1. Fido, Anjing yang Menunggu Majikannya Selama 14 Tahun
2. Keluarga yang Tinggal di Hutan Selama 40 Tahun