Wednesday, March 21, 2018

Apa Yang Terjadi Saat Sel Mati



Proses matinya sel di manusia ternyata sangat membingungkan. Penelitian terbaru telah memberi tahu para ilmuwan tentang apa yang terjadi pada fragmen sel mati.

Seperti hampir semua proses sel, jika proses sel mati, dapat menyebabkan penyakit. Untuk lebih memahami bagaimana sel mati, dan bagaimana gangguan dalam proses dapat mempengaruhi manusia.

Ketika sel mati, sel lain harus turun ke sel yang sudah mati untuk memproses sisa-sisa atau memberihkan "puing-puing" yang ada. Jika sisa makanan dibiarkan, dapat menyebabkan penyakit muncul.

Beberapa sel mempunyai pemrosesan yang lebih mudah daripada yang lain. Bahkan beberapa neutron membuat struktur yang rumit agar tidak mudah rusak.
Peneliti dari Rockefeller University mempelajari bentuk sel yang tidak biasa, yang biasa disebut "tail spike cell", yang berada di dalam C. elegans, cacing mikroskopik. Tail spike cell membantu C.elegans membentuk ekornya.

Setelah misi pengembangan selesai, lalu ia pun mati. Ketika peneliti mengamati spesies cacing ini, mereka terkejut menyaksikan proses daur ulang yang tidak seperti kebanyakan yang pernah mereka saksikan sebelumnya.

"Anehnya, bagian tengah sel disingkirkan terlebih dahulu dalam proses daur ulang ini" kata Piya Ghose, dalam siaran pers.

 Prosesnya dimulai dengan pemisahan inti sel dari struktur lainnya, yang berputar sendiri dan kemudian hancur. Selanjutnya, sel kulit yang tersisa terbagi 2 dan diproses melalui 2 mekanisme yang berbeda.

"Bagian dari sambungan yang paling dekat dengan tubuh sel, dipecah menjadi beberapa potongan yang berbentuk seperti manik-manik. Sementara bagian yang terjauh dari tempat potongan akan tertari, yang kemudian terlepas" kata Piya.

"Karena kita melihat fenomena ini dalam 2 tipe sel yang berbeda dengan bentuk yang rumit, dapat dibayangkan bahwa kejadian kematian serupa terjadi pada hewan, dan mungkin bahkan pada penyakit manusia" kata pemimpin penelitian, Dr. Shai Shaham.

Selama analisis matinya sel, para ilmuwan juga menemukan "phagocytes", yaitu sel-sel yang bertanggungjawab untuk mengambil "puing-puing" sel yang sudah mati. Dengan menggunakan protein EFF-1 yang membantu menangkap dan memakan fragmen sel.

Temuan yang diterbitkan minggu ini di Jurnal Nature Cell Biology, menetapkan tahap untuk eksplorasi lebih lanjut tentang sistem ini.

"Ada banyak hal yang tidak kami ketahui tentang proses matinya sel yang luar biasa ini, dan kami sangat senang dengan temuan ini" kata Shaham.




Baca juga :
1. Perumahan Khusus Vegetarian Di Rusia
2. Bersepeda Dari Paris Ke Moskow