Thursday, March 22, 2018

Kembar Tiga Yang Terpisah Sejak Lahir



Pada tahun 1980, ketika Robert Shafran baru masuk di hari pertamanya di kampus Sullivan Country Community Collage, New York, Amerika Serikat, ia dibuat bingung oleh orang-orang yang belum pernah ditemuinya, yang memeluknya dengan hangat, dan lebih anehnya lagi, mereka memanggil dia dengan nama Eddy. Alasan di balik ini semua muncul saat Robert bertemu dengan teman sekamarnya, Michael Domitz.

Ternyata, teman sekamar Michael di tahun sebelumnya adalah Eddy Galland, seorang pemuda yang tidak hanya terlihat mirip dengan Robert, tetapi mempunyai cara berjalan, berbicara, dan bertingkah yang sama. Dan setelah Michael mengetahui bahwa Robert mempunyai tanggal lahir yang sama, dan dia diadopsi, sama seperti Eddy, Michael memutuskan untuk mempertemukan 2 orang ini.

"Dia memiliki senyum yang sama, rambut, dan ungkapan yang sama" kata Michael dalam film dokumenter yang dibuat oleh Tom Wardle yang berjudul "Three Identical Strangers" yang menang di dalam Sundance Film Festival di awal tahun ini.

Ketika mereka bertemu, Robert dan Eddy baru menyadari bahwa mereka adalah adik kakak yang terpisah pada saat lahir di tanggal 12 Juli 1961, di Long Island, dan di adopsi oleh keluarga yang berbeda, dan kisah ini pun masuk ke dalam berita lokal.

Sesaat setelah berita ini menyebar, David Kellman dari Queens menghubungi mereka. David mempunyai kemiripan. Dan ternayta kembar yang telah lama terpisah ini merupakan kembar tiga. Ketika orang ini mempunyai banyak kesamaan, dari selera makan hingga merek rokok yang dipakai.

"Awalnya pertemuan ini sangat terasa aneh, tetapi begitu kita bersama, ada kegembiraan yang tidak pernah saya alami dalam hidup saya, dan ini bertahan dalam waktu yang sangat lama" kata Robert. Anak kembar 3 ini lalu pindah, dan mengikuti kelas yang sama di perguruan tinggi.

Reuni bahagia ini bukanlah akhir dari cerita ini. Setelah melakukan beberapa penelitian, mereka menyadari bahwa perpisahan mereka merupakan hal yang disengaja sebagai eksperimen sosial yang dilakukan oleh Peter Neubauer, seorang psikiater di New York.

Peter adalah orang yang bertanggung jawab atas pemisahan lusinan anak kembar yang baru lahir, menyebarkannya di antara keluarga yang berbeda untuk mempelajari asuhan mereka, untuk mengeksplorasi teori "nature vs nurture".

Anak kembar tiga ini dipantau secara ketat sepanjang hidup mereka. Setiap satu kali dalam setahun, setiap keluarga mengunjungi Pusat Pengembangan Anak Manhattan. Disini psikolog mendokumentasikan dan mencatat, serta melakukan wawancara dengan keluarga baru mereka.

Claire Kellman, ibu angkat David mengungkapkan dalam film dokumenter bahwa ia merasakan ada sesuatu yang hilang. "Saya ingat saat ia terbangun, ia berkata "Saya punya saudara laki-laki" Dan kita akan membicarakan tentang 'saudara imajinernya' " kata Claire.

Setelah mereka bertemu satu dengan lainnya, keluarga mereka sangat marah dengan para psikolog, tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak, karena tampaknya tidak ada undang-undang yang melarang Peter Neubauer dan timnya untuk menjalankan eksperimen mereka.

Sayangnya, Eddy melakukan bunuh diri pada usia 33 tahun, setelah mengalami depresi. Robert dan David masih meminta permintaan maaf, kompensasi, dan dokumen resmi dari eksperimen ini. Tetapi Pihak yang melakukan eksperimen ini menolak untuk mengambil bagian dari film dokmenter tersebut.

Nancy Segal, seorang psikolog dan penulis, bertemu dengan Dr. Peter Neubauer sebelum ia meninggal. Dia mengatakan kepada Times "Yang paling mengejutkan adalah Peter sama sekali tidak menyesali perbuatannya, dan masih merasa bahwa apa yang ia lakukan adalah hal yang benar" .

Nancy menambahkan bahwa studi yang dilakukan Dr. Peter menemukan hasil bahwa "gen memiliki pengaruh yang lebih luas daripada yang kita duga, dan kebanyakan kembar yang terlibat dalam penelitian akan menjadi "sangat mirip"



Baca juga :
1. Pulau Khusus Wanita Di Finlandia
2. Burung Kalkun Yang Menyerang Massachusetts