Friday, April 13, 2018

Hewan Yang Paling Terancam Punah Oleh Pemanasan Global

TIdak perduli posisi anda pada masalah pemanasan global, faktanya adalah saat ini terjadi peningkatan suhu global secara bertahap. Kita bahkan tidak dapat membayangkan efek peningkatan suhu global terhadap peradaban manusia, dan juga binatang-binatang yang ada di kutub.

1. The Emperor Pinguin

Pinguin yang tinggal di Antartika sangat rentan dengan perubahan iklim, dan populasi ini dapat hilang karena naiknya suhu Bumi. Jika pemanasan global berlanjut pada kecepatannya saat ini, para ahli memperkirakan bahwa Pinguin Emperor ini akan kehilangan 90% populasinya pada tahun 2100.

2. The Ringed Seal

Anjing laut ini belum terancam punah, ada sekitar 250 ribu di Alaska saja, dan mungkin lebih dari 1 juta di dunia. Masalahnya adalah, hewan ini bersarang dan berkembang biak di atas es, tepatnya habitat yang paling berisiko karena pemanasan global, dan mereka adalah sumber makanan utama dari beruang kutub, dan manusia pribumi.

3. The Arctic Fox

Sesuai dengan namanya, rubah Artik dapat bertahan hidup pada suruh rendah, hingga -50 F. Tetapi rubah ini tidak bisa bertahan dari persaingan rubah merah yang secara bertahap melakukan migrasi ke utara, karena suhu Artik yang mulai memanas. Dengan menipisnya lapisan salju, rubah Artik tidak bisa bergantung pada bulunya yang berwarna putih untuk kamuflase, sehingga rubah merah dapat dengan mudah untuk menemukan dan membunuh pesaingnya ini.

4. The Beluga Whale

Paus beluga tidak secara langsung terkena dampak karena perubahan iklim. Pemanasan suhu global membuat banyak orang pergi ke perairan Artik untuk melihat ikan paus, yang mengalihkan paus beluga dari kegiatan sehari-hari mereka. Paus beluga berhenti memberi makan, dan bereproduksi, dan suara mesin yang mengganggu membuat mereka kesulitan untuk berkomunikasi, navigasi, dan mendeteksi mangsa, bahkan sering mendekati predator.

5. The Orange Clownfish

Mungkin sebagian orang tidak percaya jika ikan badut akan punah. Tetapi dari fakta yang ada, terumbu karang yang menjadi rumah ideal untuk ikan badut ternyata sangat rentan dengan naiknya suhu laut dan naiknya kadar asam di air. Karena pemutih dan pembusukan terumbu karang. Tidak hanya itu, Film Finding Nemo dan Finding Dory juga menjadikan ikan ini sebagai ikan akuarium yang membuat jumlahnya semakin menurun di alam bebas.

6. Koala

Koala sebenarnya tidak terlalu rentan terhadap peningkatan suhu global. Masalahnya adalah pohon eukaliptus yang merupakan kegemaran koala sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan kekeringan. Lebih dari 100 spesies pohon eukaliptus tumbus sangat lambat, yang menyulitkakn mereka untuk memperluas habitat mereka.

7. The Leatherback Turtle

Penyu leatherback bertelur di pantai tertentu, di mana mereka akan kembali setiap 3 atau 4 tahun. Tetapi ketik pemanasan global semakin cepat, pantai yang digunakan tahun ini mungkin tidak akan ada dalam beberapa tahun kemudian.

8. Flamingo

Burung flamingo terpengaruh oleh pemanasan global dalam beberapa cara. Pertama, burung ini lebih suka kawin di musim jujan, sehingga periode kekeringan yang panjang dapat mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup mereka. Kedua, tingkat asam yang tinggi karena meningkatnya produksi karbon dioksida menyebabkan penumpukan racun pada alga yang menjadi makanan flamingo. Ketiga, pembatasan habitat mereka telah mendorong burung-burung ini untuk pergi ke wilayah yang lebih banyak predator. Keempat, populasi udang berwarna merah jambu yang menjadi makanan mereka menurun, membuat burung merah muda ini menjadi berwarna putih.

9. The Wolverine

Mamalia karnivora ini, lebih suka bersarang di daerah salju di belahan bumi bagian utara, yang saat ini mempunyai musim dingin yang singkat, membuat pencairan es lebih cepat. Diperkirakan, binatang ini mempunyai jangkauan teritori hampir 250 mil persegi, yang berarti jika ada populasi asing yang masuk ke wilayahnya akan berdampak buruk pada populasi binatang ini.

10. The Musk Ox

Saat ini, populasi lembu yang berada di wilayah Artik ini sedang mengalami penurunan karena pemanasan global. Tidak hanya karena perubahan iklim yang membatasi wilayah hewan ini, migrasi beruang grizzly ke arah utara, yang akan memakan lembu ini juga menjadi hal yang patut diperhitungkan. Saat ini, hanya ada sekitar 100 ribu lembu musk yang masih hidup, kebanyakan dari mereka berada di Pulau Banks, Kanada.

11. The Polar Bear

Yang tidak kalah penting, adalah hewan yang menjadi poster untuk pemanasan global : Beruang Kutub. Binatang dengan nama latin Ursus maritimus menghabiskan sebagian besar waktunya di gumpalan es di Samudera Artik, berburu anjing laut dan pinguin. Dan ketika platform ini berkurang dan bergerak lebih jauh, rutinitas beruang kutub dalam hal mencari makan akan lebih sulit. Diperkirakan populasi beruang kutub akan menghilang sebanyak 2/3 pada tahun 2050.




Baca juga :
1. Ulat Yang Dapat Berteriak
2. Pria Yang Dibesarkan Oleh Serigala, Kecewa Dengan Kehidupan Manusia