Monday, April 30, 2018

Peluit Kematian Suku Aztec



Di tangan seseorang yang ahli, instrumen ini menciptakan jeritan kesedihan dari seribu jiwa yang disiksa dan dibawa oleh angin dingin, serta campuran teriakan dari beberapa hewan liar. Begitu didengar, suara mengerikan ini tidak bisa dilupakan. Benda ini adalah peluit kematian suku Aztec.

Peluit ini ditemukan di bawah Mexico City pada tahun 1999, peluit ini digenggam oleh mayat korban pengorbanan, di reruntuhan kuil dewa angin yang berusia 650 tahun. Lokasi ini menyarankan beberapa orang bahwa peluit itu dimaksudkan untuk membangkitkan suara angin yang menderu.

Tetapi para arkeolog pada saat itu mengira bahwa artefak itu sebagai mainan. Butuh waktu 15 tahun sebelum seseorang meniup instrumen kuno tersebut dengan benar. Suara yang dihasilkan membuat orang-orang yang mendengarkannya bergetar ketakutan.



Robert Velasques, seseorang yang mempelajari peluit yang rumit, mengatakan bahwa peluit tersebut bukanlah intrumen biasa, dan mungkin digunakan untuk ritual pengorbanan, atau membimbing jiwa ke akhirat, atau ke medan perang.

Apa pun tujuannya, peluit ini memberikan lebih banyak dimensi bagi peradaban Mesoamerika yang hilang.

"Kami telah melihat budaya kuno kami, seolah-olah mereka itu tuli dan bisu" kata Robert kepada The Associated Press. "Tetapi saya pikir semua ini terkait erat dengan apa yang mereka lakukan, dan bagaimana mereka berpikir" lanjutnya.

Beberapa ahli percaya, instrumen ini digunakan untuk mengirim manusia ke dalam mimpi, dan dari sana mengobati penyakit tertentu. Jika hal ini benar adanya, mungkin peluit ini dapat digunakan untuk penelitian modern.

Arnd Adje, seorang ahli dalam arkeologi musik pra-Hispanik, adalah orang pertama yang meniup peluit tersebut. Ia terpesona oleh frekuensi yang dihasilkannya. "Suara dapat digunakan dalam semua jenis, baik aliran sesat seperti acara pengorbanan, atau juga upacara penyembuhan" katanya.

Peluit kematian ini telah menciptakan tidak hanya pengetahuan baru ke dalam sejarah pribumi Meksiko, tetapi juga industri rumahan yang populer. Banyak orang membuat peluit tersebut untuk  hari 'Day of the Dead' atau Halloween.






Baca juga :
1. Kura-kura Berambut Hijau Ditambahkan Di Daftar Hewan Terancam Punah
2. Sekolah Mengganti Jam Analog Karena Murid-muridnya Kesulitan Untuk Membaca Waktu