Wednesday, April 11, 2018

Pria Yang Dibesarkan Oleh Serigala, Kecewa Dengan Kehidupan Manusia



Marcos Rodriguez Pantoja hidup bersama-sama dengan serigala selama 12 tahun di Pegunungan Spanyol, Provinsi Cordoba, sebelum akhirnya ditemukan oleh Civil Guard di umurnya yang ke 19, dan akhirnya dibawa kembali ke peradaban.

Tetapi hingga sekarang berumur 72, Marcos tetap tidak bisa hidup berdampingan dengan manusia.

Lahir Anora, Cordoba pada tahun 1946, Marcos Rodriguez Pantoja kehilangan ibunya saat ia berusia 3 tahun, dan tidak lama berselang, ayahnya meninggalkannya lalu hidup dengan wanita lain di kota sebelah.

Marcos kemudian dibawa ke gunung untuk mengganti gembala domba yang sudah tua dan menjaga sekitar 300 domba. Pada tahun 1954, ketika usianya belum genap 8 tahun, sang gembala tua meninggal, meninggalkan Marcos sendirian.

Tidak jelas bagaimana Marcos dapat tinggal dengan kawanan serigala, tetapi ketika Civil Guards menemukannya, sekitar 12 tahun kemudian, Marcos sudah tidak berbicara, melainkan mendengkur seperti binatang.

Akhirnya Marcos dibawa kembali ke peradaban, tetapi dia tidak bisa menyesuaikan kehidupannya dengan manusia. Di satu titik, ia bahkan mencoba untuk kembali ke kawanan serigala, tetapi itu "tidak sama lagi", serigala tidak lagi melihatnya sebagai saudara mereka.

"Mereka (serigala) ada di sana, dan mereka akan merespon jika saya memanggilnya, tetapi mereka tidak akan mendekati saya, karena saya mempunyai bau manusia" kata Marcos kepada El Pais.

Marcos berkata bahwa kawanan serigala mengajarkan dan memberikan banyak kenangan. Mereka menerima dirinya, mengajari cara bertahan hidup di alam liar. Dia ingat tidur di gua, dan berlari tanpa alas kaki tanpa perduli dunia.

Tetapi semuanya berakhir sejak Civil Guard menemukannya 53 tahun lalu. Dia bercerita tentang ditipu dan diperalat oleh rekannya, dieksploitasi oleh bos dalam pekerjaannya, dan ditertawakan oleh teman-temannya karena ia tidak tahu banyak tentang informasi seperti politik atau sepak bola.

Marcos melewati masa-masa sulit di hidupnya. Untungnya beberapa orang mengumpulkan uang untuk membelikan beberapa barang yang diperlukan oleh Marcos. Terlepas dari kekeccewannya terhadap manusia, ia senang bahwa setidaknya beberapa tetangganya menerima dia sebagai "salah satu dari mereka".

Marcos adalah salah satu dari beberapa kasus manusia yang dibesarkan oleh hewan, jauh dari peradaban. Dia telah menjadi subyek dari berbagai studi antropologi, buku-buku, dan dokumenter.






Baca juga :
1. Kostum Samurai Untuk Anjing dan Kucing
2. Jejak Kaki Tertua Di Amerika Utara