Monday, April 23, 2018

Siput Berwarna Pink



Polisi Hutan di Taman Nasional Gunung Kaputar, utara New South Wales telah mengambil foto-foto siput berwarna pink yang mempunyai ukuran sangat besar, yaitu 20cm.

Michael Murphy mengatakan, pada pagi hari setelah hujan, kadang-kadang anda akan melihat banyak siput akan kembali ke pohon setelah semalaman mencari lumut.

Siput yang berwarna merah ini mempunyai nama Triboniophorus aff. graeffei, adalah saudara dari segitiga merah, yang juga ditemukan di Gunung Kaputar. Mereka berada di antara sejumlah spesies unik yang terdampar di 1.500m di atas permukaan laut, di sebuah gunung berapi yang sudah mati.

Ukuran besar yang dimiliki siput ini memang menjadi ciri khas siput merah yang satu ini. Selain terdapat banyak makanan, habibat siput merah ini yang seluas sekitar 10 km persegi, tidak dihuni oleh banyak predator.

Siput merah ini baru ditemukan beberapa tahun lalu. Dikatakan, bahwa siput ini bisa sepanjang buku tulis, dan mempunyai lebar 4-6cm. Diharapkan bahwa warna dan ukuran mereka yang menakjubkan membuat mereka menjadi pengingat bahwa banyak binatang invertebrata yang terancam punah.

"Ada lebih banyak siput yang terdaftar sebagai terancam, terancam punah, atau sudah punah oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN) daripada burung, mamalia, reptil, amfibi, dan ikan disatukan" kata Michael, seorang ahli biologi yang berfokus pada siput tanah.

Tajuk berkanopi, yang juga merupakan rumah bagi siput berbulu Kaputar, siput kanibal Kaputar, dan selusih spesies penting lainnya, sedang menjadi habibat siput darat pertama di Australia yang dinyatakan sebagai komunitas ekologi yang terancam punah. Ini adalah sesuatu yang harus diperhatikan karena dampat perubahan iklim pada invertebrata gunung, kata Michael.




Baca juga :
1. Bangkai Kapal Selam Misterius Di Laut Panama
2. Seorang Pria Mengklaim Menjadi Manusia Super Karena Hanya Memakan Buah Selama 8 Tahun