Friday, May 4, 2018

Seekor Kuda Menuntut Mantan Pemiliknya




Seorang wanita dari Oregon, Amerika Serikat yang diduga meninggalkan kudanya yang bernama Justice di luar selama musim dingin tanpa adanya perawatan dan tempat berlindung, dituntut oleh hewan tersebut sebesar $100.000 (sekitar 1,4 Miliar Rupiah)

Mungkin anda kebingungan mendengar kuda yang menuntut manusia ke pengadilan, tetapi di negara bagian Oregon, hal ini dapat terjadi. Mahkamah Agung Oregon memutuskan bahwa hewan dapat menjadi korban kejahatan, dan memiliki hak yang dilindungi secara hukum.

Menurut tim hukum Justice di Animal Legal Defense Fund di Portland, kuda yang berusia 8 tahun ini telah menderita, karena diabaikan oleh mantan pemiliknya dan berhak atas sejumlah uang yang harus dibayarkan. Uang tersebut akan digunakan untuk perawatannya saat ini, dan juga masa depannya.

Tahun lalu, ketika kuda ini masih dimiliki oleh pemiliknya, Gwendolyn Vercher, dari Cornelius, Oregon, Justice ditinggalkan di luar rumah selama musim dingin, yang menyebabkan ia menjadi kurus kering, dan menderita radang dingin, dan infeksi kulit yang parah. Akhirnya kuda tersebut dibawa ke dokter hewan oleh seorang tetangga yang perduli.

Dokter hewan mengatakan bahwa kuda tersebut sangat kurus, dan menyimpulkan bahwa Justice harus ditempatkan di kandang yang layak. Untungnya, pada tanggal 16 Maret 2017, Sound Equine Options menyelamatkan Justice dari pemiliknya yang kasar dan membawanya ke rumah sakit hewan untuk perawatan darurat.



Pada tanggal 10 Juli 2017, Gwendolyn Vercher mengaku bersalah atas kelalaian hewan tingkat 1, dan setuju untuk menutup biaya yang dikeluarkan oleh Sound Equine Options. Tetapi KATU2 melaporkan bahwa Gwendolyn tidak melakukannya hingga tanggal 10 Agustus, meskipun demikian, Gwendolyn mengatakan kepada ABC News bahwa ia telah merawat Justice sebagai bagian dari pengakuan bersalahnya.


Gwendolyn baru mengetahui tentang tindakan hukum yang diambil oleh tim hukum Justice, dan ia menyatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang keterlaluan. Pasalnya, para pengacara di pengadilan meminta lebih dari $100.000 untuk biaya perawatan Justice.

"Badan Legislatif Oregon menetapkan undang-undang anti kekejaman untuk keselamatan dan perlindungan hewan" kata Sarah Hannaken, salah satu pengacara yang mewakili Justice. "Korban kejahatan dapat menuntut pelaku, karena hewan adalah makhluk hidup yang diakui sebagai korban di bawah hukum Oregon" lanjutnya.

"Dengan premis itu, kami sampai pada kesimpulan bahwa hewan dapat menuntut pelaku, dan kami yakin dengan sikap kami dalam kasus ini" tutupnya.




Baca juga :
1. Tower Radio Ini Menjadi Tempat Bertemunya Jutaan Kepik
2. Lebih Dari Setengah Koleksi Lukisan Di Museum Ini Ternyata Palsu