Tuesday, June 19, 2018

Dr. Octopus Di Dunia Nyata



Erik Finman, jutawan Bitcoin termuda di dunia, baru-baru ini menjadi berita utama karena menciptakan lengan prostetis Dr. Octopus seperti di komik Spiderman, yang benar-bentar berfungsi. Tangan ini dibuat untuk penggemar kartun Marvel yang juga menderita gejala hipermobilitas.

Erik memulai karirnya di cryptocurrency ketika ia berumur 12 tahun, menginvestasikan $ 1.000 hadiah dari neneknya ke Bitcoin, yang sekarang bernilai sekitar $ 3 juta, sehingga dianggap sebagai salah satu remaja paling berpengaruh di dunia.

Dia telah terlibat dalam beberapa proyek dalam beberapa tahun ini, mulai dari perusahaan start-up, hingga kolabarasi yang sedang berlangsung dengan NASA. Usaha yang paling menarik yang sedang ia buat adalah mengubah penggemar komik berusia 10 tahun menjadi Dr. Octopus di kehidupan nyata dengan bantuan tangan prostesis.

Aristou Meehan, yang merupakan anak dari teman Erik, menderita sindrom hipermobilitas dan selalu percaya bahwa memiliki tangan prostesis seperti Dr. Octopus akan membuat segalanya menjadi lebih mudah.



Tentunya, mendapatkan perangkat seperti itu di dunia nyata memiliki peluang yang sangat kecil. Tetapi itu tidak menghentikan Aristou untuk membuat konsep empat lengan mekanik prostetis. Ketika Erik melihatnya, ia memutuskan untuk membuat lengan tersebut menjadi kenyataan.

"Dia datang dengan ide ini, karena ia adalah penggemar buku komik, penggemar Spiderman. Ia mengatakan 'Itu akan menyelesaikan masalah saya' " kata Erik kepada Digital Trends. "Saya pikir itu adalah ide yang bagus. Bagi saya, itu akan menjadi sangat bagus jika seseorang membantu saya di usia tersebut, jadi saya merasa seperti seorang sahabat" tambahnya.

Jadi, sang jutawan mengumpulkan tim dan membuat lengan Dr. Octopus menjadi kenyataan. Tetapi, membuat lengan prostesis yang tepat, terutara untuk membuatnya secanggih di komik, membutuhkan puluhan juta dollar.

Akhirnya, Erik memutuskan untuk mengandalkan printer 3D, dan membuat printer sendiri. Proses desain dan pembuatannya memakan waktu sekitar enam bulan, yang merupakan periode yang relatif singkat untuk proyek semacam ini. Namun hasilnya memuaskan.

Sesuai dengan inspirasinya, lengan prostesis ini terdiri dari empat tentakel fleksibel yang dikendalikan melalui mikro kontroler yang dipasang di belakang, dan ditenagai oleh delapan motor. Motor ini didukung oleh baterai Lithium Motorcycle yang relatif kecil dan membuatnya mempunyai berat sekitar 12,5 pon (sekitar 6kg).



"Salah satu hal yang ingin kita lihat adalah lengan tersebut dapat memiliki titik-titik lentur, jadi dapat membengkok. Jadi kami bisa memiliki 50 motor yang mahal dan super berat, tetapi hal itu tidak akan berhasil. Jadi, apa yang kami lakukan adalah memakai serat karbon yang sangat tipis"

"Dan di belakang, ada satu motor untuk masing-masing lengan, sehingga empat motor mengendalikan posisi senar sehingga menariknya dengan cara tertentu" kata Erik.

Lengan Dr. Octopus ini hanyalah prototipe yang mampu mengangkat benda-benda ringan da membuatnya terlihat keren di depan teman-temannya, tetapi itu juga merupakan pertanda yang baik akan hal-hal yang akan datang.

Erik percaya bahwa dengan penyempurnaan dan modifikasi lebih lanjut, lengan ini suatu hari dapat mengangkat sesuatu seberat mobil, dan memliki aplikasi di berbagai industri, seperti konstruksi atau industri medis.




Baca juga :
1. Harta Karun Beale Yang Belum Terpecahkan
2. Bocah 3 Tahun Berbicara Bahasa Inggris Tanpa Pernah Mempelajarinya