Saturday, June 23, 2018

Seorang Pria Dari Inggris Tidak Bisa Sendawa Selama 34 Tahun



Seorang pria berumur 34 tahun tidak bisa bersendawa dari ia masih bayi. Kondisi ini sangat langka, bahkan tidak memiliki nama. Tetapi baru-baru ini, gejala anehnya sembuh dengan suntikan Botox di tenggorokannya, dan ia mengklaim bahwa hidupnya lebih baik.

Sebagian dari kita sering melakukan sendawa, bahkan menganggapnya sebagai tindakan yang tidak baik, tanpa mempertimbangkan fakta bahwa tanpa sendawa, kita harus menahan rasa sakit yang menyiksa.

Setidaknya itulah yang Nell Ribbens rasakan. Ia tidak dapat melepaskan gas dari perutnya, yang menyebabkan ia mengalami rasa sakit yang luar biasa, cegukan parah, dan juga kembung, terutama setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, atau minum bir atau minuman bersoda lainnya.

Masalah Neil disebabkan oleh laringnya yang menjadi sangat tegang, sehingga mencegah gas keluar dari tenggorokannya. Waktu tidak bisa bersendawa sejak kecil, pria itu dibawa ke sejumlah dokter, berharap untuk menemukan obat untuk kondisinya.

Namun sebagian besar dokter bahkan tidak pernah mendengar kasus tersebut, dan beberapa dokter bahkan menganggapnya tidak serius. Neil ingat seorang dokter menertawakan ketidakmampuannya untuk bersendawa, sementara sebagian besar lainnya hanya merekomendasikan obat yang tidak efisien.

Tidak dapat bersendawa sangat mempengaruhi kehidupan sosial Neil. Ia menghindari pergi ke pub atau bar bersama teman-temannya hingga berusia 25 tahun karena dia tahu bahwa bir akan menyebabkan ia kesakitan dan dia tidak akan bisa menikmatinya.

Makan makanan dengan jumlah besar juga sangat dihindarinya, karena akan menyebabkan perutnya membesar, dan dia akan mengalami cegukan dan rasa sakit yang hebat.

Ketika penumpukan gas di perutnya sudah sampai di titik tertentu, itu akan memicu suara gemericik yang aneh dari dasar tenggorokan Neil, yang ia gambarkan sebagai 'suara teraneh yang pernah anda dengar dari tubuh manusia'.

Suara tersebut diikuti dengan sesak di dadanya, dan rasa asam di mulutnya. Kemudian kembung dan kram. Dalam beberapa kasus, ia mendapat cegukan yang ekstrem. Satu-satunya pilihan yang bisa ia buat untuk melepaskan gas melalui buang angin, yang kadang sangat memalukan.

Untungnya, mimpi buruk Neil berakhir pada suatu waktu ketika ia menemukan ahli bedah di Manchester, bernama Yakubu Karagama, yang mempelopori pengobatan berbasis Botox.

Ketika botox diguntikkan ke otot, dapat menyebabkan penurunan kontraksi otot yang abnormal, memungkinkan otot menjadi kurang kaku.

Laring Neil telah disuntik dengan botox, untuk membuatnya tidak terlalu tegang. Walaupun suntikan tersebut seharga 3 ribu Poundsterling, ia mengatakan bahwa itu tidak masalah.

"Kata-kata tidak dapat menggambarkan betapa saya merasa lebih baik" kata Niel. "Tidak bisa bersendawa terdengar lucu jika saya melihat ke belakang dan membicarakannya sekarang, tapi pada saat itu merupakan hal yang mengerikan" tambahnya.




Baca juga :
1. Peneliti Rusia Ingin Membuat Lingkungan Seperti Zaman Es
2. Harta Karun Beale Yang Belum Terpecahkan