Sunday, July 15, 2018

Misteri Laut Salish



Beberapa pasang kaki yang memakai sepatu olahraga secara misterius berada di Laut Salish, antara Kanada dan Amerika Serikat, selama beberapa dekade terakhir telah membuat banyak orang membuat teori-teori konspirasi tanpa ada jawaban yang pasti.

Sekarang, fenomena ini kembali menjadi berita di beberapa media massa dengan penemuan kaki tanpa tubuh dari abad ke-19 hingga 200

Temuan mengerikan yang terbaru ditemukan oleh seorang pria yang sedang berjalan dengan anjingnya di British Columbia pada tanggal 8 Desember 2017, menurut Royal Canadian Mounted Police (RCMP).

Sang anjing dan majikan sedang berjalan-jalan di pantai di Jordan River, 30km barat laut dari Sooke di Pulau Vancouver. Anjing tersebut membawakan sepatu, dengan kaki yang masih menempel di dalam sepatu tersebut.



Penyidik forensik bekerja untuk menentukan identitas mayat tersebut, bagaimana orang itu meninggal atau apakah itu semacam kecelakaan, bunuh diri, atau pembunuhan.

Kaki pertama ditemukan pada tanggal 20 Agustus 2007, kaki kanan ukuran 12, terbungkus sepatu yang dibuat di India. Pihak berwenang menyimpulkan bahwa pria tersebut menderita depresi, kemungkinan besar ia melakukan bunuh diri di atau dekat air.

Dari total 18 sepatu yang ditemukan, hanya dua yang telah berhasil dicocokkan.

Pada tanggal 7 Februari lalu, seorang pejalan kaki menemukan sepatu lari yang berisi kaki manusia di Botanical Beach, dekat Port Renfrew. Lima hari kemudian, seorang warga menemukan sepatu kedua dan langsung menghubungi pihak berwenang.

Penyidik forensik mengkonfirmasi bahwa kedua sepatu yang ditemukan tersebut milik orang yang sama, tetapi identitasnya belum diketahui.

Penyidik telah mampu mengidentifikasi delapan kaki yang telah dibersihkan, menghubungkan mereka dengan 6 orang. Tetapi mereka tidak percaya bahwa ini adalah kasus pembunuhan berantai yang sadis. Mereka menyimpulkan bahwa korban meninggal karena kecelakaan atau bunuh diri.

Tetapi kesimpulan mereka tidak membuat imajinasi orang-orang berhenti. Warga mempunyai teori tentang pembunuh berantai yang kejam yang senang memutilasi korbannya.

Ahli forensik, Gail Anderson, mengatakan bahwa ada alasan sederhana mengapa semua kasus berkaitan dengan sepatu olahraga.

"Sesuatu yang pasti anda perhatikan adalah sepatu ini merupakan sepatu olahraga, tidak ada sepatu stiletto atau sendal, atau tidak memakai sepatu sama sekali. Karena kantong udara yang ada di dalam sepatu olahraga yang membuat mereka mengapung" katanya.

"Pada dasarnya ini adalah perangkat flotasi, jadi itu akan menahannya dan membuatnya hanyut" tambah Gail.

Kathy Taylor, yang bekerja di Kantor Pemeriksaan Medis King County, di mana kaki yang paling baru ditemukan, menjelaskan bahwa kemungkinan kaki terlepas dari tubuh yang membusuk di laut. Ketika tubuh berada di laut, tubuh akan dimakan oleh ikan atau kehidupan laut yang lain, sementara kaki yang berada di dalam sepatu tetap aman.

Kathy mengatakan "Tulang-tulang hancur, tapi tidak putus atau secara sengaja dipotong"

Gail mengatakan "Dari semua yang telah diidentifikasi sejauh ini, tidak ada misteri. Orang-orang ini depresi, tidak bahagia dengan kehidupannya. Mereka dengan sengaja ingin menghilang dari dunia ini"

Tapi, seperti yang telah ditunjukkan, anda tidak bisa sepenuhnya menghilang di lautan.




Baca juga :
1. Batu Misterius Di Pulau Gotland
2. Istri Diceraikan Karena Menghina Pemain Favorit Suaminya